Pagi ini aku berangkat menuju kantor, dengan sepeda motor kuterobos dinginnya subuh hari, mendung dan kabut menemani, menambah asyiknya perjalanan ini dalam hati ku berkata ‘’ aku siap meraih mimpi dan harapan, walau apapun halangannya “.
Hidup ini sungguh berwarna namun terkadang juga monoton, tergantung bagaimana kita menjalaninya, apalagi harapan, kegembiraan dan kesedihan yang menjadi penambahnya. Tidak jarang dalam hidup kita menemui kabut dan mendung diawal perjumpaan, dimana seharusnya kita bahagia namun diawal kita menderita dahulu hingga bahagia pun kemudian.
Teruslah maju dalam menghadapi mendung pagi dan dinginnya pagi hari, jikalau hujan setidaknya kita sudah sedia paying atau jas hujan, begitu pula dalam kehidupan, kita harus bisa mempersiapkan dan bersiap akan segala kemungkinan yang terjadi, sebelum datangnya masalah kita telah siap dan terus maju demi sebuah harapan bahagia.
Kicau burung pun menemani dalam setiap perjalanan, ada yang merdu namun ada pula yang sumbang, namun ada headset music mp3 di telinga, jika kita tidak suka bukankah kita masih bisa mendengar nyanyian dan senandung merdu, pilihan kita sendiri. Begitu pula dalam hidup, setiap kita melangkah dan beraktifitas akan selalu ada suara-suara merdu dan sumbang mengiringi langkah kita, salah-salah hati dan pikiran kita terjebak atau bahkan menjadi tersakiti namun jika kita mendengar apa kata hati kita dan apa yang telah kita pilih, bersama restu Tuhan maka semua akan bisa teratasi.
Dalam perjalananku tadi pagi, hampir setiap kilo aku mendapati bangkai hewan, entah itu anak kucing, ayam , biawak ataupun sigung. Kasihan sekali, karena keteledoran, kurang sigap dalam bergerak dan nasibnya mereka harus mati dijalanan. Begitupula dalam kehidupan, dibutuhkan pengorbanan dalam setiap tindakan yang kita ambil dan dalam setiap keputusan yang tercetus dan terlaksana, salah-salah akan menjadi bangkai yang mati sebelum sampai tujuan dan membusuk tanpa bekas.
Setiap manusia memiliki setiap mimpinya didunia ini, keinginan yang berhubungan dengan duniawi, ada yang berkecimpung di dunia politik, dunia showbiz, dunia ekonomi, pemerintahan dan banyak lagi impian lainnya, semuanya memiliki kesulitannya masing-masing dan semua memiliki tantangannnya masing-masing pun untuk meraihnya tidaklah semuadah membalik telapak tangan.
Namun saat semuanya telah tercapai, mengapa kita masih terus mencari dan berusaha seakan berkendara tanpa tujuan, selalu lurus kedepan tanpa berhenti, selalu berusaha tanpa istirahat, ternyata kita lupa bahwa kelak setiap manusia didunia akan sampai ditujuan yang sama, yaitu kembali kepada NYA, apapun, siapapun, bagaimanapun tetap akan kembali.
Sekarang saat aku kembali melanjutkan aktifitasku dan mulai naik kendaraan lagi, aku akan selalu memikirkan NYA, bernyanyi untuk NYA, menuju kepada NYA, melewati semua mendung dan kabut karena NYA, berkorban hanya untuk NYA dan menumpahkan segala cintaku hanya pada NYA, setidaknya aku bisa menstabilkan jalan hidupku di dunia dan akhirat.
DIA lah Tuhan, aku melewati mendung dan meraih mimpiku karena NYA, Tuhan aku saying dan cinta padamu, Tuhan aku pun juga sayang kedua orangtuaku dan keluargaku, akupun juga sayang kepada teman dan sahabatku, namun aku berharap saying dan cintaku lebih kepadaMU, karena KAU Tuhan ku.